Winka Orlando Saputra, S.Tr.Gz (Ketua Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi PD AsNI Bengkulu)

Hai Guys! Saat bulan Ramadan datang, kita semua tentunya pengen banget merasakan spiritualitas yang mendalam dan lebih mendekatkan diri sama Sang Pencipta, kan? Tapi bagi para calon ibu, menjalani puasa selama 1 bulan penuh malah bikin kepikiran soal kesehatan, terutama untuk si kecil yang di dalam kandungan. Oleh karena itu, artikel kali ini akan dibahas terkait 6 tips yang bisa membantu ibu hamil menjalani puasa dengan sehat, aman, sekaligus menjaga tumbuh kembang janinnya. Yuk, langsung simak tipsnya!
- Konsultasikan diri ke Dokter Terlebih dahulu
Berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi sebelum memutuskan untuk berpuasa saat hamil merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan. Sebab, ada beberapa manfaat yang nantinya ibu hamil dapatkan, mulai dari evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan ibu hamil, penilaian risiko dan manfaat saat berpuasa selama bulan ramadhan, pencegahan risiko komplikasi, serta memperoleh dukungan dan bimbingan yang tepat.
- Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Menjaga pola makan bergizi seimbang saat puasa menjadi hal penting yang tak boleh terlewatkan bagi ibu hamil. Pasalnya, jenis makanan yang dikonsumsi tak hanya memengaruhi kondisi kesehatan ibu, tetapi juga ikut memengaruhi perkembangan janin yang dikandung. Lantas, seperti apa pola makan bergizi seimbang yang wajib dilakukan oleh ibu hamil? Berikut tiga diantaranya:
- Mengonsumsi Karbohidrat Kompleks
Sumber karbohidrat kompleks seperti roti gandum, nasi merah, dan kentang bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama daripada karbohidrat sederhana (mie instan, dan olahan tepung-tepungan). Oleh sebab itu, ibu hamil perlu mengonsumsi karbohidrat kompleks ketika berbuka dan sahur untuk menjaga keseimbangan energi dan menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa.
- Mengonsumsi Makanan Sumber Protein yang Berkualitas
Protein merupakan zat gizi makro yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain itu, protein juga berfungsi untuk membangun jaringan tubuh serta menjaga keseimbangan gula darah selama puasa. Ibu hamil dapat memilih asupan protein berkualitas seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, serta kacang-kacangan dan hasil olahannya.
- Memperbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Buah dan sayur menjadi sumber vitamin, dan mineral penting bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Tak hanya itu, buah dan sayur juga memiliki serat yang dapat mencegah sembelit atau konstipasi serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Jika ibu hamil masih ragu untuk menerapkan pola makan dengan gizi seimbang, segera berkonsultasi dengan Ahli Gizi untuk mendapatkan saran dan pedoman yang tepat.
- Mengonsumsi Air Putih yang Cukup
Mencukupi kebutuhan air putih wajib dilakukan oleh ibu hamil saat berpuasa. Selain mencegah dehidrasi, asupan air putih yang cukup juga dapat mengurangi risiko pre eklampsia yang dapat membahayakan kondisi kesehatan ibu serta janin yang dikandungnya. Maka, ibu hamil disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter per hari atau setara dengan 8 gelas, yang dapat dibagi menjadi 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas lainnya di saat sahur.
Disamping itu, ibu hamil juga perlu memperhatikan tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, kulit kusam, atau urin berwarna gelap. Jika ibu hamil menemukan tanda-tanda ini, segera minum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
- Istirahat yang Cukup
Selama berpuasa, ibu hamil disarankan untuk mencukupi waktu istirahat. Tidur yang cukup akan membantu memperbaiki dan memulihkan tubuh setelah seharian berpuasa. Lamanya tidur setiap orang berbeda tergantung umur, tetapi pada ibu hamil disarankan untuk tidur selama 7 hingga 8 jam setiap harinya.
- Batasi Aktivitas Fisik yang Berat
Selama berpuasa, ibu hamil juga perlu membatasi aktivitas fisik yang berat dan berlebihan karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi. Sebaliknya, ibu hamil disarankan untuk memilih aktivitas yang lebih ringan seperti jalan kaki atau yoga.
- Tetap Menjaga Kesehatan Mental
Selain beberapa tips diatas, ibu hamil juga diwajibkan untuk selalu menjaga kesehatan mental saat berpuasa. Hal ini bertujuan untuk mengurangi stress dan kecemasan yang dapat berpengaruh buruk pada kesehatan janin. Beberapa cara mudah yang bisa ibu hamil lakukan, yakni dengan mempraktikkan teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga, atau sekedar bersantai di rumah bersama anggota keluarga.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, ibu hamil dapat menjalani puasa dengan aman dan sehat selama kehamilan. Namun, ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan Ahli gizi dan Dokter sebelum membuat keputusan untuk berpuasa. Kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung tetap menjadi prioritas utama. Selamat menjalani ibadah puasa dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan!
Referensi
- Lewsley J. Fasting In Pregnancy. Retrieved 19/03/24, From https://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy
- Kamennetzky K. Can I Fast While Pregnant. Retrivied 19/03/24, From https://www.verywellfamily.com/can-i-fast-while-pregnant-5198411
- Thomas C. 10 Steps To A Healthy Pregnancy. Retrvied 19/03/24, From https://www.babycentre.co.uk/a536361/10-steps-to-a-healthy-pregnancy
- Zafar I. 6 Tips for Fasting in Pregnancy Without Harming Your Health. Retrived 19/03/24, From https://healthwire.pk/healthcare/tips-for-fasting-in-pregnancy-without-harming-your-health/
- Siloam Hospital. Beberapa Tips Puasa Saat Hamil yang Aman untuk Dicoba. Retrivied 19/03/24, From https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/tips-puasa-saat-hamil
- Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (n.d.). Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Retrieved 19/03/24, From https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1742/karbohidrat-komplek.
Editor by M. Alfatih Alfien Al Farouq
Admin by Idiara Setya Yusdika
