Jakarta, 2 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Pekan Menyusui Sedunia (World Breastfeeding Week) yang diperingati setiap minggu pertama bulan Agustus, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPD PERSAGI) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pengurus Daerah Asosiasi Nutrisionis Indonesia (PD AsNI) DKI Jakarta menyelenggarakan webinar nasional bertajuk BERAKSI (Bertumbuh dan Berkembang dengan ASI) dengan tema “Prioritise Breastfeeding: Create Sustainable Support System”.
Webinar ini diselenggarakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025 secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta berasal dari beragam latar belakang, termasuk tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, nutrisionis, serta mahasiswa dari berbagai program studi dan perguruan tinggi.
Kegiatan ini menghadirkan para narasumber ahli yang berkompeten di bidangnya, antara lain:
- Bapak Taufik Maryusman, S.Gz., M.Pd., M.Gizi. – Sekretaris Umum Pengurus Pusat Asosiasi Nutrisionis Indonesia (PP AsNI)
- Ibu Sunersi Handayani, SKM., MKM. – Ketua DPD PERSAGI DKI Jakarta
- Ibu Nia Umar, S.Sos., MKM., IBCLC. – Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)
- Bapak Ihsan Abdul Aziz, S.Gz. – Ketua PD AsNI Jakarta
Webinar ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat perlindungan, promosi, dan dukungan terhadap praktik menyusui yang optimal. Hal ini sejalan dengan Deklarasi Innocenti tahun 1990 di Florence, Italia, yang mengamanatkan pentingnya kampanye Air Susu Ibu (ASI) sebagai fondasi investasi kesehatan jangka panjang.
Menyusui telah terbukti sebagai salah satu intervensi paling efektif dalam meningkatkan kelangsungan hidup, kesehatan, serta perkembangan sosial dan ekonomi baik individu maupun bangsa. Secara global, capaian ASI eksklusif hingga usia 6 bulan pada tahun 2023 mencapai 48%, mendekati target 50% yang ditetapkan oleh World Health Assembly pada tahun 2025.
Sementara di Indonesia, data BPS Maret 2024 mencatat bahwa 74% bayi telah menerima ASI eksklusif, masih di bawah target nasional sebesar 80% sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat meningkatkan kesadaran lintas sektor, mulai dari tenaga medis, calon pengantin, pemerintah, hingga masyarakat umum, bahwa keberhasilan menyusui sangat membutuhkan dukungan sistemik yang berkelanjutan, termasuk dari peran penting seorang ayah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung ibu menyusui. Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas profesi dan sektor sangat mungkin dan penting dilakukan untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, produktif, dan berdaya saing menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
