
Pada tanggal 24 April 2026, telah dilaksanakan prosesi pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Nutrisionis Indonesia (AsNI) untuk masa bakti 2026-2031. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Auditorium dr. H. Abdul Radjak, Universitas MH. Thamrin, dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting di bidang kesehatan, perwakilan Kementerian Kesehatan, serta akademisi di Indonesia.
Pelantikan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan AsNI yang mengusung semangat pembaruan dan penguatan peran nutrisionis dalam pembangunan nasional. Dalam sambutannya, Dr. Taufik Maryusman, S.Gz., M.Pd., M.Gizi. selaku Ketua Umum Periode 2026-2031 yang terpilih menekankan bahwa tantangan gizi di masa depan akan semakin kompleks.
Visi utama AsNI periode ini adalah:
“Menjadikan Organisasi AsNI sebagai organisasi profesional yang inovatif, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata dalam mendukung Generasi Emas 2045.”
Visi ini menekankan bahwa setiap nutrisionis di bawah naungan AsNI tidak hanya berperan sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi yang mampu bersaing di kancah internasional demi mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Misi Strategis 2026-2031
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pengurus Pusat AsNI telah menyusun lima pilar misi strategis yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan:
- Meningkatkan kompetensi profesional nutrisionis melalui rangkaian pelatihan terstruktur, sertifikasi bertaraf internasional, dan program pendidikan berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan.
- Memperkuat peran strategis nutrisionis dalam perancangan, advokasi, serta pelaksanaan kebijakan kesehatan, baik di tingkat daerah maupun nasional, guna memastikan intervensi gizi berbasis bukti (evidence-based).
- Meningkatkan kolaborasi dan kerja sama multisektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan sinergi antara pemerintah, akademisi, badan usaha, masyarakat, dan media massa dalam menyelesaikan persoalan gizi kronis.
- Memodernisasi himpunan seminat dengan pengembangan sistem digital yang terintegrasi, serta transformasi pelayanan keanggotaan yang menawarkan kemanfaatan (benefit) luas bagi seluruh anggota di seluruh pelosok negeri.
- Meningkatkan inovasi dan penelitian dalam bidang ilmu gizi yang aplikatif, sehingga hasil riset dapat langsung diterapkan pada program-program nyata untuk meningkatkan status gizi masyarakat secara efektif.
Acara ditutup dengan prosesi serah terima jabatan dan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pengurus pusat yang baru dilantik. Kehadiran Yuni Zahraini, SKM., MKM. dalam memberikan arahan penutup bahwa AsNI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan gizi bagi seluruh rakyat Indonesia.
DPP PERSAGI berharap kedepannya Himpunan Seminat AsNI dapat bersinergi menghasilkan program yang kolaboratif untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Nutrisionis.
Dengan dilantiknya kepengurusan ini, diharapkan AsNI dapat segera bergerak cepat dalam menjalankan program-program kerja yang berdampak langsung pada penguatan kualitas hidup bangsa menuju Indonesia Maju 2045.
